Postingan

Menampilkan postingan dengan label globalisasi

ZAKAT SAHAM DAN OBLIGASI HASIL MUKTAMAR INTERNASIONAL DI KUWAIT

ZAKAT SAHAM DAN OBLIGASI Zakat Saham  Saham adalah bagian tertentu dari kepemilikan suatu badan usaha. Setiap akhir tahun, para pemilik saham mendapatkan deviden atau keuntungan perusahaan, termasuk juga kerugiannya. Pada saat itulah kewajiban zakat jatuh kepada pemilik saham. Saham tergolong objek zakat karena termasuk harta yang dapat dijual-belikan. Pemiliknya akan mendapatkan keuntungan dari hasil penjualannya. Hal itu serupa dengan barang dagang. Muktamar Internasional pertama mengenai zakat di Kuwait (29 Rajab 1404) telah menetapkan saham sebagai salah satu harta yang wajib dizakati.   Penghitungan zakat saham dianalogikan dengan zakat perdagangan, baik nisab maupun kadarnya. Nisabnya sebesar 85 gram emas dan kadar yang wajib dikeluarkan adalah 2,5%. Saham juga sebagai bentuk dari kekayaan atau aset, maka saham juga harus dizakati. Perhitungan zakat saham masuk dalam kategori zakat maal, atau zakat harta yang wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5%....

Dampak globalisasi dan R.I 4.0 dalam pendidikan Islam dan menyikapinya

Penddidikan Islam merupakan salah satu materi khusus dalam penyelenggaraan pendidikan di Indonesia. Pendidikan Islam punya tugas besar untuk membentuk manusia   supaya keinginan-keinginannya tetap di jalur yang benar. Oleh karena itu jelaslah bahwa yang dimaksud dengan pendidikan islam disini bukanlah dalam arti pendidikan ilmu-ilmu agama islam yang pada gilirannya mengarah pada lembaga-lembaga pendidikan islam semacam marasah, pesantren atau UIN (dulu IAIN). Akan tetapi yang dimaksud dengan pendidikan islam adalah menanamkan nilai-nilai fundamental Islam kepada setiap Muslim terlepas dari disiplin ilmu apapun yang akan dikaji . Sehingga diharapkan akan bermunculan anak-anak muda enerjik yang berotak Jerman dan berhati Makkah seperti yang sering dikatakan oleh mantan Presiden B.J Habibie. [1] Globalisasi acapkali difahami sebagai suatu kekuatan raksasa yang mempengaruhi tata kehidupan dunia secara menyeluruh, simultan, dan berdampak multipayer effects. Dengan pengaruh globalisasi,...

Hakikat Pendidikan Islam dalam globalisasi dan era revolusi 4.0

Pendidikan islam merupakan salah satu materi khusus dalam   penyelenggaraan pendidikan di Indonesia. Tujuan dari pendidikan islam adalah menciptakan manusia yang baik dan bertakwa yang menyembah Allah dalam arti yang sebenarnya, yang membangun struktur pribadinya sesuai dengan syariah Islam serta melaksanakan segenap aktivitas kesehariannya sebagai wujud ketundukannya pada Tuhan. Ketika sudah hidup di dunia, manusia mempunyai berbagai macam keinginan seperti keinginan berkumpul dengan lawan jenis, menyukai keindahan perhiasan, menduduki suatu jabatan, dan lainnya. Keinginan demikian itu tidak terlepas dari pengaruh sosial-edukasi yang mengarahkan atau membentuknya. Dan pada saat ini dunia telah memasuki era baru yakni millenium ke-3 yang beriringan dengan proses globalisasi dan revolusi industri 4.0. Proses ini bisa mempengaruhi atau berdampak besar terhadap seluruh aspek kehidupan tak terkecuali dalam bidang pendidikan di seluruh dunia Islam. Hakikat Pendidikan Islam Pendidika...

PERLAWANAN KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM INDONESIA TERHADAP IMPERALISME

A.     Ekspansi Eropa terhadap dunia islam Bersamaan waktunya dengan kemunduran tiga kerajaan islam di periode pertengahan sejarah Islam, Eropa Barat sedang mengalami kemajuan dengan pesat. Hal ini berbanding terbalik dengan dengan masa klasik sejarah Islam. Ketika itu, peradaban islam dapat dikatakan paling maju, memancarkan sinarnya ke seluruh dunia, sementara Eropa sedang berada dalam kebodohan dan keterbelakangan. Kemajuan Eropa (Barat) memeng bersumber dari Khazanah ilmu pengetahuan dan metode berpikir Islam yang rasional. Di antara saluran masuknya peradaban islam ke Eropa itu adalah perang salib dan yang terpenting adalah Spanyol islam. Ketika islam mengalami kejayaan di Spanyol, banyak orang Eropa yang dating belajar di sana, kemudian menerjemahkan karya-karya ilmiah uamt islam. Hal ini di mulai sejak abad ke- 12M, setelah mereka pulang ke negeri masing-masing, mereka mendirikan Universitas dengan meniru pola Islam dan mengajarkan ilmu-ilmu yang dipelajar...